BIOS Crash – Phoenix Bios Recovery (Rescue Disk)

Bermula dari hati saya yang gundah gulana menjalani hari demi hari menghadapi laptop kesayangan saya, Toshiba A100 seri PSAA9L, yang kena penyakit kronis perlahan tapi pasti karena umurnya yang sudah tergolong lanjut usia.

Hal yang paling mengganjal sekaligus mengundang tanda tanya adalah disfungsi VGA Ati Mobility Radeon X1300 yang dimiliki. Kemudian bak detektif saya mulai mencari-cari solusi namun tak kunjung ketemu. Hingga akhirnya hati saya benar-benar mengganjal melihat model laptop yang terdeteksi pada berbagai software (misal: dxdiag) memaparkan bahwa laptop saya bertipe M110. Hmmm… “something wrong” bisik saya dalam hati.

Memang benar, ketika tahun 2008, laptop saya ini pernah direpair. Seingat saya motherboardnya diganti (untung saat itu masih dalam ranah garansi). Maka kemudian saya mengambil asumsi: “Model laptop saya adalam M110, bukan lagi A100, dan disfungsi VGA yang saya miliki mungkin dikarenakan versi BIOS yang salah”.

Puas dengan hasil analisa detektif-detektifan, maka saya segera menyediakan “peralatan” yang dibutuhkan.
Melakukan download dari situs Toshiba-Singapore untuk model M110. Dengan berbagai modifikasi update BIOS berhasil (yang awalnya tidak diizinkan). Hasilnya: Laptop padam total, arus power masuk, namun HDD tidak bekerja juga LCD padam. (T_T)

Panik sungguh luar biasa. Menghadapi suatu peristiwa yang sungguh sangat-sangat serius, harus dilakukan suatu tindakan “tanggap bencana”. Strategi yang sementara direncanakan: (1) Mengunjungi Toshiba Service Center, (2) Mengunjungi Service Center cukup ternama, (3) Mengunjungi Service Center yang tidak populer.

Hasilnya? tempat (1) serta merta menyatakan bahwa harus ganti motherboard T.T. Tempat (2) mengatakan “mungkin” motherboardnya rusak – astaga, mungkin??? diagnosa macam apa yang dia punya??? biayanya sekitar Rp. 600.000, dan bila tidak bisa juga maka akan di ganti motherboard. Tempat (3) tidak jadi dikunjungi karena asumsi saya pasti diagnosanya kurang lebih sama. Sebagai tambahan saya juga mengunjungi tempat (4), dikatakan chipset perlu diganti dan dibandrol sekitar Rp. 300.000,-. Wow, how expensive.

Maka, segera banting stir. Mulailah aksi detektif berlanjut. Menelusuri seluruh penjuru yang bumi miliki, mencari info sebanyak-banyaknya yang relevan a.k.a Internet. Akhirnya ketemu posting yang sungguh menyejukkan hati. BIOS yang Crash (gagal update, salah update, apapun errornya) bisa di-recovery. Tutorial tersebut menyebutkan langkah-langkah penyelamatan sebagai berikut:

  1. Siapkan aplikasi Phoenix Bios Recovery (Rescue Disk)
  2. Siapkan sebuah USB FDD External
  3. Siapkan sebuah Disket
  4. Siapkan file BIOS berbagai versi yang didownload dari vendor. Menurut salah satu sumber, dikatakan bahwa boleh jadi ada versi yang tidak cocok
  5. Siapkan sebuah laptop yang berfungsi dengan baik
  6. Tempatkan file BIOS di dalam folder yang terdapat aplikasi no (1) di atas
  7. Rename and replace menjadi “BIOS.WPH”
  8. Masukkan Disket ke USB FDD External dan colokkan ke laptop (5)
  9. Jalankan CRISDISK.BAT (akan melaksanakan: Quick Format > Renaming Label > Copying 3 file > Make Boot Sector)
  10. Colokkan USB FDD External ke laptop yang bermasalah
  11. Cabut power laptop yang bermasalah
  12. Sambil menekan tombol [~`], Colokkan power dan hidupkan laptop, di jenis laptop lainnya, boleh jadi tombol yang digunakan berbeda-beda, seperti: Fn+F, Fn+B
  13. Lepaskan tombol [12] ketika LED USB FDD External berkedip
  14. Tunggu beberapa menit hingga laptop akan restart sendirinya dan akan berjalan normal seperti sedia kala.

Akhirnya? My Lovely Laptop Alive~~~~

Jika laptop anda mengalami permasalahan yang sama seperti saya, tunda dulu mengganti motherboard anda. Lakukan sedikit usaha untuk menghemat biaya yang mungkin dikeluarkan.

9 Comments Add yours

  1. aldo says:

    congrat bro tak nyangka buah dari kerja kerasmu, dapat dijadikan pengetahuan buat yg lain … 😀

    1. Sama2. Pelajaran berharga…

  2. chandra says:

    abang Tlong bantu jga sy…!!problemnya sm kyk abang lepi matot
    acer 3680 ngk ngerti cra yg di atas..mohon pencerahannya..lepi kesayangn ni abang…!!reply di email chian_ir16@yahoo.co.id

    1. Kenapa bisa padam total yah?

      1. chandra says:

        salah update bios abng…!!bntr aja nyalanya!!LCD ngk nyala lampu indikator processor nyala bentar aja….!

  3. manusia iseng says:

    ko saya ga bs ya. bios phoenix jg. biosnya pake backupnya pdhal. yg bkin kesel, nyari tombol nya. fn + f ga jalan, begitu jg dgn fn+b, win + B, dll. bnyk bnyk tombol yg dh dicoba. kira2 untuk clevo m520n apa ya?

    1. Maaf baru balas 🙂
      Kalau untuk tipe itu saya tidak tahu.
      Posting di beberapa forum lain juga yah, dah gmn hasilnya?
      Yg balasan disini dah dicoba http://forum.notebookreview.com/alienware/404987-how-recover-bad-bios-flash-phoenix-bios-only-6.html

  4. opank says:

    anjrooooooot sangat membantu…thankz pak broooo..

  5. rudi says:

    Nice artikel, tapi saya mau tanya gan, siapkan disket? maksudnya disket apa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s